Gibran dan Deputi PM Kamboja Bahas Reformasi Birokrasi hingga TPPO

5 hours ago 5

Gibran dan Deputi PM Kamboja Bahas Reformasi Birokrasi hingga TPPO

Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA— Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming menerima kunjungan Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Pelayanan Sipil Kerajaan Kamboja Hun Many di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa. Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari reformasi birokrasi, kerja sama kepemudaan dan olahraga, hingga penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang berkaitan dengan praktik penipuan daring (online scam).

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Wapres Gibran menekankan pentingnya penguatan kerja sama konkret antara Indonesia dan Kamboja agar mampu menjawab kebutuhan kedua negara.

Indonesia Dorong Penguatan Reformasi Birokrasi

Salah satu isu utama yang dibahas adalah kerja sama di bidang reformasi birokrasi. Gibran menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

Menurutnya, reformasi birokrasi juga menjadi salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Kerja sama antarkedua negara di bidang reformasi birokrasi tentunya bisa diperdalam lagi, terutama terkait transformasi digital. Reformasi birokrasi menjadi salah satu program prioritas Bapak Presiden," ujar Wapres Gibran.

Ia menambahkan pemerintah Indonesia terus berupaya menghadirkan birokrasi yang cepat, transparan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Karena kami ingin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Kita ingin birokrasi yang lebih gesit, bebas korupsi, dan juga transparan," kata Wapres menambahkan.

Kamboja Tertarik Tingkatkan Kapasitas Atlet di Solo

Selain reformasi birokrasi, pertemuan Gibran dan Hun Many juga membahas penguatan kerja sama di bidang kepemudaan serta olahraga.

Wakil Menteri Luar Negeri RI Muhammad Anis Matta mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan masyarakat kedua negara sekaligus membuka ruang pengembangan potensi generasi muda.

"Kemudian yang kedua ada masalah kerja sama dalam bidang kepemudaan dan olahraga," ujar Anis usai pertemuan.

Salah satu sektor yang mendapat perhatian adalah olahraga disabilitas. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan Hun Many memiliki kepedulian terhadap pengembangan olahraga disabilitas serta peningkatan kemampuan atlet Kamboja.

Dalam pembahasan itu, Kamboja menyampaikan keinginan untuk meningkatkan kapasitas atletnya melalui fasilitas olahraga yang telah tersedia di Kota Solo.

Fasilitas olahraga di Solo dinilai memiliki kualitas baik dan dapat menjadi bagian dari kerja sama olahraga antara Indonesia dan Kamboja.

"Deputy Prime Minister ingin sekali supaya mereka bisa mendapat kesempatan untuk meningkatkan kapabilitas para atletnya di fasilitas yang ada di Solo yang sudah terbangun. Salah satu terbaik yang ada di Asia Tenggara," kata Erick.

Perkuat Kerja Sama Tangani TPPO dan Online Scam

Agenda lain yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah penanganan TPPO yang berkaitan dengan praktik penipuan daring di Kamboja.

Pemerintah Indonesia dan Kamboja terus memperkuat koordinasi untuk menangani persoalan tersebut, terutama dalam memberikan perlindungan kepada warga negara Indonesia yang terdampak.

Melalui pertemuan dengan Hun Many, Wapres Gibran mendorong agar hubungan kedua negara terus berkembang melalui kerja sama yang saling menguntungkan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Penguatan reformasi birokrasi, pengembangan sektor kepemudaan dan olahraga, serta perlindungan WNI menjadi bagian dari langkah memperkokoh kemitraan Indonesia-Kamboja dalam lingkup kawasan ASEAN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |