Event GNS 2026 Kembali Digelar di Gunungkidul, Ini Jadwal dan Artisnya

4 hours ago 1

Event GNS 2026 Kembali Digelar di Gunungkidul, Ini Jadwal dan Artisnya

Arsip- Kegiatan Gunungkidul Geopark Night Specta Vol. 6./ Ist

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Geopark Night Specta (GNS) 2026 dipastikan kembali masuk dalam kalender pariwisata Gunungkidul. Selain menghadirkan berbagai atraksi budaya dan hiburan, penyelenggara juga tengah mengupayakan kehadiran penyanyi ternama Indonesia, Ari Lasso, untuk meramaikan puncak acara yang digelar di kawasan wisata Embung Nglanggeran.

Gelaran Geopark Night Specta 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10-11 Juli 2026 di Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk. Acara tahunan ini menjadi bagian dari strategi promosi Geopark Gunungsewu yang telah diakui sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisata ke Gunungkidul.

Kepala Bidang Pemasaran dan Kerja Sama Pariwisata Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanta, mengatakan Geopark Night Specta merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat promosi potensi geosite yang tersebar di kawasan Geopark Gunungsewu.

“GNS merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan di setiap tahun. Even diselenggarakan menjadi bagian untuk memromosikan keberadaan geopark Gunungsewu yang sudah masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark,” kata Supriyanta, Rabu (3/6/2026).

Menurut dia, sejumlah rangkaian kegiatan telah dipersiapkan menjelang pelaksanaan Geopark Night Specta 2026. Bahkan, panitia sudah memulai praacara melalui lomba fotografi yang melibatkan masyarakat dan pegiat wisata.

Selain itu, berbagai atraksi menarik juga akan mewarnai pelaksanaan GNS 2026, mulai dari upaya pemecahan rekor MURI tari Penthul Tembem yang melibatkan sekitar 1.500 penari hingga bazar dan pertunjukan musik yang ditujukan untuk menarik minat wisatawan.

“Di puncak acara akan ada pentas musik untuk menghibur pengunjung yang datang. Rencananya gelaran GNS berlangsung mulai 10-11 Juli 2026,” katanya.

Terkait pengisi acara, Supriyanta mengungkapkan grup musik Lavora telah dipastikan tampil dalam Geopark Night Specta 2026. Di saat yang sama, panitia masih berupaya mewujudkan kehadiran Ari Lasso sebagai bintang tamu utama dalam ajang tersebut.

Upaya menghadirkan mantan vokalis Dewa 19 itu telah dibahas bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pemkab Gunungkidul berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat membantu merealisasikan rencana tersebut.

“Kemarin [Rabu 2/6/2026] sudah ada rapat via zoom dengan Kementerian. Intinya kami paparkan berkaitan dengan even GNS dan rencana menghadirkan Ari Lasso di tahun ini,” ujarnya.

Supriyanta menjelaskan, nama Ari Lasso dipertimbangkan karena rekam jejak dan popularitasnya yang telah lama diakui dalam industri musik nasional. Selain itu, status Geopark Night Specta 2026 yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) menjadi alasan untuk menghadirkan artis papan atas guna meningkatkan daya tarik acara.

“GNS sudah masuk kalender even pariwisata nasional, makanya kami ingin menghadirkan artis papan atas di Indonesia agar banyak pengunjung yang datang saat acara berlangsung. Tahun lalu, kami mendatangkan Band Letto,” katanya.

Meski demikian, keterbatasan anggaran daerah masih menjadi tantangan dalam mewujudkan kehadiran Ari Lasso. Karena itu, kepastian penampil utama masih menunggu hasil evaluasi proposal yang telah diajukan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Sudah kami ajukan dan pihak Kementerian masih akan mempelajari proposal yang kami berikan. Yang jelas, kami tetap ada rencana cadangan agar gelaran bisa tetap ramai,” katanya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, membenarkan bahwa rencana menghadirkan Ari Lasso masih berada pada tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final.

“Masih wacana,” katanya.

Menurut Eko, Geopark Night Specta 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sarana promosi untuk memperkenalkan berbagai geosite yang berada di kawasan Geopark Gunungsewu. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Gunungkidul sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

“Ini juga sebagai ajang promosi pariwisata agar kunjungan bisa terus ditingkatkan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |