Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya

7 hours ago 3

Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya

Jumpa pers Kejuaraan Drag Bike Super Street Legal Bupati Sleman Cup bertajuk The Brutal Drag Bike Showdown, Senin (3/8/2026)

Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman bersiap menjadi magnet baru sport tourism pada Agustus 2026. Salah satu agenda utamanya, Kejuaraan Drag Bike Super Street Legal Bupati Sleman Cup bertajuk The Brutal Drag Bike Showdown, akan digelar pada 15 Agustus 2026 di Jalan Sumber Kwayuhan, Kalurahan Sendangmulyo, Kapanewon Minggir.

Berbeda dari kejuaraan pada umumnya, balapan ini digelar di jalan umum dengan konsep terbuka dan menyatu dengan masyarakat. Penyelenggara, Genima Creative bersama Sanggar Pawon Group, menggandeng berbagai pihak mulai dari Pemkab Sleman, Ikatan Motor Indonesia (IMI) DIY, hingga komunitas lokal.

Sekretaris Daerah Sleman, Abu Bakar, menilai padatnya agenda event pada Agustus–September menjadi peluang besar untuk mendongkrak ekonomi daerah. Ia menyebut rangkaian kegiatan yang tersebar di Sleman Barat, Timur, Utara, hingga Tengah akan menciptakan efek berantai bagi sektor pariwisata dan UMKM.

“Event sport tourism dan kebudayaan yang digelar beruntun ini memberi dampak signifikan, terutama pada peningkatan kunjungan wisata dan perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya, Senin (3/8/2026).

Selain drag bike di wilayah barat, agenda lain juga akan meramaikan Sleman, seperti Sleman Temple Run di kawasan Prambanan, Transmigrasi Run di Kaliurang, serta Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) di wilayah tengah.

Abu menegaskan, penyelenggaraan drag bike di jalan umum memerlukan perhatian khusus, terutama pada aspek keselamatan dan pengelolaan penonton. Berbeda dengan sirkuit permanen, lokasi ini menuntut pengamanan yang lebih ketat dan terukur.

“Koordinasi dengan kepolisian dan IMI menjadi kunci agar event berjalan aman dan tertib,” katanya.

Panitia pelaksana, Ardian Yulianto, menambahkan konsep event tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi lokal. Pelaku UMKM dilibatkan langsung untuk meramaikan kawasan lomba.

“Kami ingin event ini berdampak langsung ke masyarakat, tidak hanya untuk pembalap dan penonton,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Sekretaris Komisi C DPRD Sleman, Untung Basuki Rahmat, yang turut menjadi penasihat kegiatan. Ia menilai ajang ini sekaligus menjadi ruang positif bagi pecinta otomotif.

Momentum pelaksanaan yang berdekatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI juga dimanfaatkan untuk mengampanyekan gerakan Stop Balap Liar.

“Kami ingin mengalihkan aktivitas balap liar ke ajang resmi yang aman dan terukur,” kata Untung.

Pembukaan kejuaraan dijadwalkan dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama jajaran pemerintah daerah.

Puluhan Kelas, Total Hadiah Jutaan Rupiah

Kejuaraan ini menghadirkan empat kategori utama, yakni Point Bracket Street Legal, Point Sunmori Street Legal, Supporting Class, dan Point Street Legal dengan total lebih dari 20 kelas.

Pada kelas unggulan Point Bracket Street Legal, hadiah utama mencapai Rp3 juta untuk juara pertama. Sementara kelas Street Legal menyediakan hadiah hingga Rp1,5 juta bagi pemenang.

Kategori lainnya seperti Point Sunmori dan Point Street Legal juga menawarkan hadiah jutaan rupiah bagi para juara, menjadikan ajang ini salah satu kompetisi drag bike paling kompetitif di wilayah DIY.

Dengan konsep terbuka, dukungan pemerintah, serta keterlibatan masyarakat, The Brutal Drag Bike Showdown diharapkan tidak sekadar menjadi ajang balap, tetapi juga motor penggerak ekonomi sekaligus wadah edukasi keselamatan berkendara di Sleman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |