Dipanggil Timnas, Dua Pemain Asing Persita Justru Batal Berangkat

4 hours ago 3

Harianjogja.com, JOGJA— Bukan cedera, konflik dan gangguan penerbangan jadi alasan dua pemain asing Persita Tangerang, Tamirlan Kozubaev dan Pablo Ganet, gagal membela negaranya. Padahal, keduanya sejatinya mendapat panggilan resmi, masing-masing dari timnas Kirgistan dan Guinea Khatulistiwa untuk menjalani laga uji coba di Turki pada 25 Maret.

Namun, situasi geopolitik yang memanas di kawasan Asia Barat berdampak langsung pada jadwal perjalanan, terutama terkait penerbangan internasional yang tidak menentu. Hal ini membuat kedua pemain gagal bergabung dengan skuad negaranya.

"Ya, saya seharusnya dipanggil oleh tim nasional untuk jeda internasional bulan ini. Apalagi kami memiliki pelatih baru, Robert Prosinečki," kata Tamirlan dilansir dari laman klub.

Kesempatan untuk merasakan arahan pelatih anyar tersebut pun terpaksa tertunda akibat kendala teknis perjalanan.

"Namun karena federasi sepak bola Kirgistan kesulitan dalam mengurus tiket penerbangan saya ke Turki, saya dengan berat hati harus mundur dari panggilan kali ini," imbuhnya.

Situasi serupa juga dialami Pablo Ganet yang sebelumnya tampil impresif di Piala Afrika 2025. Kini, ia harus mengurungkan niat memperkuat timnas akibat kondisi yang tidak memungkinkan untuk bepergian.

"Saya dipanggil ke tim nasional untuk memainkan dua pertandingan internasional, karena situasi perang dan masalah penerbangan, saya memutuskan untuk tidak bergabung," ujar Ganet.

Menariknya, jika tidak ada kendala, kedua pemain ini berpotensi saling berhadapan dalam laga uji coba internasional tersebut.

"Ya, jika situasinya normal saya bisa saja menghadapi Tamirlan di laga uji coba kali ini. Namun karena berbagai alasan hal itu batal terjadi," ujarnya menjelaskan.

Bagi Persita Tangerang, kondisi ini menghadirkan dua sisi. Di satu sisi, tim tidak kehilangan pemain karena agenda internasional, namun di sisi lain, peluang pemain untuk menambah pengalaman di level tim nasional harus tertunda akibat situasi global yang tidak menentu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |