Bulog dan TNI Gelar Gerakan Pangan Murah di Banyumas dan Cilacap

6 hours ago 3

Bulog dan TNI Gelar Gerakan Pangan Murah di Banyumas dan Cilacap

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas berkolaborasi dengan TNI saat peresmian Jembatan Garuda di Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/7/2026). ANTARA/HO-Bulog Banyumas

Harianjogja.com, BANYUMAS— Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Program tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan peresmian Jembatan Garuda di sejumlah titik di Banyumas dan Cilacap, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga kemudahan mengakses bahan pangan.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas, Prawoko Setyo Aji, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan menjangkau masyarakat melalui penyediaan komoditas pangan berkualitas dengan harga terjangkau.

"Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dan Minyakita menjadi dua komoditas andalan dalam Gerakan Pangan Murah yang selama ini paling banyak diburu masyarakat," katanya di Purwokerto, Kamis (23/7/2026).

Menurut Prawoko, pelaksanaan GPM dilakukan bekerja sama dengan Kodim 0701/Banyumas dan Kodim 0703/Cilacap. Di wilayah Banyumas, peresmian Jembatan Garuda berlangsung di Kecamatan Kaliori dan Kecamatan Lumbir, sedangkan di Kabupaten Cilacap berada di Kecamatan Cimanggu.

Ia menjelaskan kolaborasi tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga melalui pembangunan Jembatan Garuda, pemerintah juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah agar kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga yang lebih terjangkau.

"Selain memudahkan akses masyarakat sekitar dengan adanya jembatan tersebut, penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah juga membantu masyarakat memperoleh komoditas pangan dengan harga yang murah. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi," ujarnya.

Prawoko menambahkan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat melalui penyediaan bahan pangan berkualitas.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bulog bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi sesuai peran masing-masing untuk mendukung berbagai program pemerintah.

"Sinergi ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045," kata Prawoko.

Sementara itu, Komandan Kodim 0703/Cilacap, Letkol Inf Aryudha Sakti, mengatakan peresmian Jembatan Garuda di Kecamatan Cimanggu merupakan bagian dari peresmian pembangunan jembatan perintis yang dilaksanakan serentak di seluruh Jawa Tengah dan dipimpin Pangdam IV/Diponegoro.

Menurut Aryudha, saat ini terdapat empat titik Jembatan Garuda yang diresmikan di Kabupaten Cilacap. Di sisi lain, pembangunan jembatan serupa telah memasuki tahap keenam dan masih terus dilakukan di berbagai daerah di Indonesia.

"Pada periode saat ini terdapat empat titik Jembatan Garuda yang diresmikan di wilayah Kabupaten Cilacap, sementara pembangunan jembatan serupa telah memasuki tahap keenam dan terus dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia," katanya.

Aryudha menilai Jembatan Garuda tidak hanya menjadi infrastruktur penghubung, tetapi juga simbol sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI, Polri, dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

Ia mengapresiasi semangat gotong royong seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Jembatan Garuda diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian dari Kecamatan Cimanggu menuju Kecamatan Karangpucung dan wilayah sekitarnya sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

"Kami mengapresiasi semangat gotong royong seluruh prajurit, pemerintah daerah, dan warga yang bahu-membahu hingga jembatan ini berdiri. Harapannya, akses masyarakat, termasuk untuk distribusi hasil pertanian dari Cimanggu menuju Karangpucung dan wilayah lainnya, menjadi lebih mudah, cepat, dan memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |