Awal April, PAD Wisata Gunungkidul Tembus Rp17,5 Miliar

4 hours ago 4

Awal April, PAD Wisata Gunungkidul Tembus Rp17,5 Miliar Aktivitas wisata di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Rabu (8/4 - 2026). Ist

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata telah mencapai Rp17,5 miliar pada awal April 2026. Angka ini mendekati separuh dari target tahunan sebesar Rp36,04 miliar.

Sekretaris dinas, Eko Nur Cahyo, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren positif sehingga target PAD tahun ini optimistis bisa terlampaui.

Hingga Selasa (7/4/2026), realisasi pendapatan tercatat sebesar Rp17.515.360.980 dari target Rp36.064.663.400.

Kunjungan Wisata Tembus 1,4 Juta Orang

Dari sisi kunjungan, jumlah wisatawan juga menunjukkan lonjakan signifikan. Dari target 3,2 juta pengunjung, sudah terealisasi sebanyak 1.407.728 orang.

Destinasi favorit masih didominasi kawasan pantai, khususnya Pantai Drini dan Pantai Sepanjang di Kapanewon Tanjungsari.

Menurut Eko, tingginya kunjungan ke dua pantai tersebut tidak lepas dari penataan kawasan serta hadirnya wahana baru yang menarik minat wisatawan.

“Pantai lain juga ramai, tapi yang paling signifikan kunjungannya ada di Pantai Drini dan Sepanjang,” katanya, Kamis (9/4/2026).

Penataan dan Pengawasan Beri Dampak

Capaian PAD yang tinggi di awal tahun juga dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya pembenahan sistem retribusi wisata.

Langkah reposisi petugas penarik retribusi yang dilakukan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, pada akhir 2025 dinilai mampu menekan potensi kebocoran pendapatan.

Selain itu, faktor cuaca yang relatif mendukung turut berperan dalam meningkatkan jumlah kunjungan, mengingat pariwisata Gunungkidul didominasi wisata alam.

Pemkab Gunungkidul menargetkan peningkatan PAD sektor wisata hingga Rp60 miliar per tahun secara bertahap.

Untuk mencapai target tersebut, pengawasan terhadap pengelolaan destinasi akan terus diperkuat agar potensi pendapatan bisa dimaksimalkan.

Citra Wisata Harus Dijaga

Ketua DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini, menekankan pentingnya menjaga tren positif kunjungan wisata.

Menurutnya, seluruh pihak harus berperan dalam menjaga citra pariwisata, termasuk meminimalkan dampak negatif aktivitas wisata agar pengunjung tetap merasa aman dan nyaman.

“Citra pariwisata harus dijaga. Ini bukan hanya tugas pemkab, tetapi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Ia menambahkan, optimalisasi PAD dari sektor wisata menjadi penting di tengah kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, karena dapat menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |