
Seorang pengendara bermotor sedang melintas Jalan Ring Road Utara di Kalurahan Maguwoharjo, Depok, Sleman, Senin (1/6/2026)./ Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Arus kendaraan di kawasan Simpang Prambanan, Sleman, mulai menunjukkan peningkatan menjelang rangkaian libur panjang Iduladha, Hari Lahir Pancasila, serta akhir pekan panjang yang mendorong mobilitas masyarakat menuju Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berdasarkan data pemantauan lalu lintas periode 26–29 Mei 2026, volume kendaraan di jalur masuk dan keluar Simpang Prambanan mengalami fluktuasi namun cenderung meningkat menjelang akhir periode. Pada 29 Mei, arus masuk tercatat mencapai 23.332 kendaraan, sementara arus keluar mencapai 29.511 kendaraan.
Simpang Prambanan sendiri merupakan salah satu jalur utama penghubung antara wilayah Jawa Tengah dan DIY, sehingga kerap menjadi titik krusial saat terjadi lonjakan mobilitas, terutama pada musim liburan.
Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Arfita Dewi, menyebut data tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan mobilitas masyarakat yang menuju kawasan DIY. Pola serupa juga terlihat pada arus keluar-masuk kendaraan yang terus bergerak dinamis menjelang libur panjang.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman mencatat sejumlah titik lain yang juga mengalami kepadatan, seperti Simpang Maguwoharjo dan beberapa persimpangan di jalur lingkar (ring road). Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan lalu lintas tidak hanya terpusat di Prambanan, tetapi juga menyebar di kawasan perkotaan.
Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, mengatakan pemantauan arus lalu lintas dilakukan melalui sistem Area Traffic Control System (ATCS) serta kamera pengawas di sejumlah titik. Sistem ini digunakan untuk memantau kondisi real time tanpa penempatan petugas tambahan secara khusus.
Pantauan lapangan pada Senin (1/6/2026) juga menunjukkan antrean kendaraan cukup panjang di Simpang Tiga Maguwoharjo, bahkan sempat terjadi perlambatan akibat ketidaksinkronan arus dari beberapa arah. Sementara itu, Simpang Prambanan masih terpantau ramai lancar.
Meski demikian, tren kenaikan volume kendaraan pada akhir Mei 2026 mengindikasikan bahwa aktivitas perjalanan masyarakat masih berpotensi meningkat selama periode libur panjang berlangsung. Kondisi lalu lintas ini membuat beberapa titik simpang utama di Sleman tetap menjadi perhatian pengelola lalu lintas, seiring tingginya aktivitas wisatawan di wilayah Sleman dan DIY selama masa liburan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































