Arab Saudi Dicoret, AS Jadi Kandidat Kuat Supercoppa

5 hours ago 3

Jumali

Jumali Selasa, 12 Mei 2026 12:17 WIB

Arab Saudi Dicoret, AS Jadi Kandidat Kuat Supercoppa

Suporter sepak bola. - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Lega Serie A memastikan Supercoppa Italiana edisi 2026/2027 tidak akan digelar di Arab Saudi. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Lega Serie A, Luigi De Siervo, meski kerja sama dengan negara Timur Tengah itu masih memiliki klausul kontrak yang berlaku.

Keputusan ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kelanjutan turnamen di Riyadh setelah beberapa tahun terakhir Supercoppa rutin dimainkan di Arab Saudi dengan nilai komersial yang sangat besar.

“Ini persoalan yang rumit. Kami memiliki beberapa kontrak, tetapi yang bisa kami pastikan adalah kompetisi ini tidak akan dimainkan di Arab Saudi,” ujar De Siervo kepada RAI Radio Parlamento.

Ia menegaskan bahwa mempertahankan turnamen di Arab Saudi bukan lagi opsi yang dianggap ideal bagi Serie A. “Saudis out,” katanya singkat.

Meski tidak menjelaskan detail alasan secara resmi, sejumlah media Italia menyebut keputusan tersebut berkaitan dengan meningkatnya tekanan politik dan sorotan terhadap isu “sportswashing” yang selama ini melekat pada berbagai ajang olahraga di Timur Tengah.

Kini Lega Serie A mulai mempertimbangkan sejumlah lokasi baru untuk penyelenggaraan Supercoppa Italiana musim depan.

Salah satu opsi yang paling realistis adalah mengembalikan turnamen ke Italia. Jika skenario ini dipilih, Supercoppa akan kembali dimainkan di kandang sendiri setelah terakhir digelar di Stadion San Siro, Milan, pada 2021.

Opsi tersebut dinilai lebih ramah bagi suporter lokal, meski potensi pemasukan komersial diperkirakan jauh lebih kecil dibanding menggelar turnamen di luar negeri.

Selain Italia, Amerika Serikat disebut menjadi kandidat terkuat sebagai tuan rumah baru.

Menurut laporan Football Italia
, kota seperti Miami dan Orlando di Florida dianggap ideal karena memiliki infrastruktur modern, cuaca yang mendukung pada akhir tahun, serta komunitas penggemar sepak bola Italia yang besar.

Amerika Serikat juga tengah agresif memperluas pasar sepak bola Eropa menjelang pelaksanaan 2026 FIFA World Cup dan Piala Dunia Antarklub.

Selain itu, Lega Serie A juga membuka peluang menggelar turnamen di negara netral lain seperti Qatar, Uni Emirat Arab, maupun Tiongkok.

Di tengah perubahan venue tersebut, format Final Four diperkirakan tetap dipertahankan karena dinilai memberi keuntungan finansial besar bagi klub-klub peserta.

Format itu mempertemukan juara dan runner-up Serie A serta Coppa Italia dalam sistem semifinal dan final.

Keputusan meninggalkan Arab Saudi diperkirakan akan berdampak pada pemasukan hak siar dan sponsor klub-klub Italia karena nilai kontrak di Timur Tengah selama ini mencapai puluhan juta euro.

Namun di sisi lain, Serie A mencoba menjaga citra kompetisi sekaligus membuka pasar baru yang lebih strategis secara global.

Pada edisi terakhir Desember 2025, SSC Napoli keluar sebagai juara Supercoppa Italiana setelah mengalahkan Bologna FC 1909 dengan skor 2-0 di Riyadh.

Kini klub-klub Italia bersiap menghadapi era baru Supercoppa dengan lokasi penyelenggaraan yang dipastikan berubah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |