Sleman Creative Weeks 2026, Ada Festival Layang-Layang hingga Film

5 hours ago 9

Sleman Creative Weeks 2026, Ada Festival Layang-Layang hingga Film

Ilustrasi, anak-anak bermain layang-layang/Harian Jogja-Yudhi Kusdiyanto

Harianjogja.com, SLEMANSleman Creative Weeks (SCW) 2026 bakal meramaikan ruang seni, budaya, dan komunitas di Kabupaten Sleman mulai akhir September hingga Oktober 2026. Tahun ini, terdapat empat agenda yang menggabungkan pertunjukan, kreativitas, kompetisi, hingga ruang pertukaran pengetahuan bagi masyarakat.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sleman, Irawati Palupi Dewi, mengatakan rangkaian SCW 2026 dirancang tidak hanya sebagai pertunjukan seni dan budaya. Masyarakat juga diberi ruang untuk terlibat serta bertukar pengetahuan melalui berbagai kegiatan.

Empat agenda yang masuk dalam rangkaian SCW 2026 yakni Sleman Kite Festival, Bedog Arts Fest, Pesta Boneka, serta Sinergi Sinema Sleman dan Sleman Film Competition oleh KDM Cinema.

Festival Layang-Layang Buka Rangkaian SCW 2026

Sleman Kite Festival menjadi salah satu agenda yang digelar pada 27 September 2026 di Pondok Pesantren Minggir Gus Muwafiq. Kegiatan ini memadukan layang-layang, permainan, kreativitas, dan aktivitas komunitas dengan memanfaatkan ruang terbuka sebagai tempat pertemuan masyarakat.

Pada tanggal yang sama, rangkaian Sinergi Sinema Sleman dan Sleman Film Competition oleh KDM Cinema juga mulai digelar. Program sinema tersebut selanjutnya berlangsung pada 6 Oktober dan 10 Oktober 2026.

Sinergi Sinema Sleman dan Sleman Film Competition menggunakan film sebagai medium untuk melihat kehidupan, mempertemukan berbagai perspektif, sekaligus membangun percakapan publik.

Bedog Arts Fest dan Pesta Boneka

Agenda berikutnya adalah Bedog Arts Fest yang berlangsung pada 2–10 Oktober 2026 di Studio Banjarmili. Kegiatan ini menggunakan pendekatan seni pertunjukan tari dengan eksplorasi terhadap tubuh, gerak kolektif, serta hubungan manusia dengan lingkungan.

Sementara itu, Pesta Boneka digelar pada 6–11 Oktober 2026 di Ruang Pana, Komplek Kampoeng Media. Program tersebut mempertemukan berbagai cerita, imajinasi, dan pengalaman melalui pertunjukan teater boneka dari beragam latar budaya.

Masyarakat dapat mengikuti berbagai bentuk kegiatan dalam rangkaian SCW 2026, mulai dari pemutaran film, diskusi, pertunjukan, kompetisi, lokakarya, hingga pertemuan antarkomunitas.

Dengan konsep tersebut, masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penonton. Mereka juga memiliki kesempatan berpartisipasi dalam proses penciptaan sekaligus pertukaran pengetahuan.

Ada Dua Lomba Kreatif

SCW 2026 turut menghadirkan dua lomba kreatif, yakni Sleman Film Competition dan Lomba Layang-Layang Kategori Tradisional.

Untuk Sleman Film Competition, tema yang diangkat mencakup dinamika dan identitas budaya, lingkungan dan perubahan iklim, pengarusutamaan gender dan perempuan, serta inklusivitas dan anak-anak.

Dukungan terhadap pelaksanaan SCW 2026 juga disampaikan Anggota Komisi B DPRD Sleman, Wiratno. Ia mengatakan Komisi B mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut karena dinilai dapat meningkatkan kreativitas anak-anak muda sekaligus mendorong kunjungan sektor pariwisata.

“Kunjungan sektor pariwisata selama ini cenderung lesu. Sleman Creative Week bisa berdampak pada peningkatan PAD Kabupaten Sleman,” kata Wiratno dihubungi, Selasa (22/9/2026).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |