Ratusan Ribu Pemudik Belum Pulang GT Purwomartani Siap-siap Ramai Lagi

10 hours ago 2

Ratusan Ribu Pemudik Belum Pulang GT Purwomartani Siap-siap Ramai Lagi Potret Gerbang Tol Purwomartani pada Rabu (25/3 - 2026)./ Harian Jogja/Catur Dwi Janati 

Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah puncak arus balik pertama melewati Gerbang Tol Purwomartani pada Selasa (24/3/2026), volume kendaraan langsung anjlok signifikan keesokan harinya. Namun warga yang hendak kembali ke kota asal belum sepenuhnya pulang, gelombang kedua diprediksi menyusul akhir pekan ini.

Data counting Jasa Marga mencatat GT Purwomartani dilintasi 14.925 kendaraan pada Rabu (25/3/2026) antara pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

Angka itu turun drastis dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 19.570 kendaraan dalam rentang waktu sama, selisih 4.625 kendaraan atau sekitar 23,8 persen.

Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Arie Prasetya Syafa'at memastikan Selasa lalu merupakan titik tertinggi arus balik tahap pertama. "Jika melihat hasil counting, memang tertinggi di Hari Selasa, 24 Maret 2026," ujarnya pada Kamis (26/3/2026).

Meski volume kendaraan sedang melandai, situasi itu diperkirakan tidak berlangsung lama. Arie memprediksi arus balik susulan akan kembali menghidupkan GT Purwomartani pada Sabtu (28/3/2026), didorong oleh wisatawan luar kota yang memilih menunda kepulangan.

"Kemungkinan pada Hari Sabtu 28 Maret akan terjadi peningkatan kembali arus kendaraan yang masuk GT Purwomartani. Karena diperkirakan wisatawan dari luar kota memanfaatkan untuk kembali ke rumah atau kota masing-masing," jelasnya.

Kendati demikian, Arie menegaskan gelombang susulan ini tidak akan sebesar puncak pertama. Volume kendaraan yang diprediksi masuk GT Purwomartani pada Sabtu berkisar di angka 14.000-an, lebih rendah dari rekor Selasa.

Satu faktor yang dinilai berhasil meredam kepadatan selama arus balik adalah kebijakan perpanjangan jam operasional GT Purwomartani hingga pukul 22.00 WIB. Langkah ini terbukti mengalihkan lebih banyak kendaraan masuk tol ketimbang bertahan di jalan arteri Jogja-Solo, khususnya ke arah Klaten.

"Perpanjangan waktu buka di GT Purwomartani sangat membantu mengurai kepadatan pada ruas jalan arteri. Terlihat dari hasil counting yang masuk GT Purwomartani lebih tinggi dibandingkan yang masuk GT Prambanan," kata Arie.

Sinyal adanya arus balik susulan sebenarnya sudah terbaca sejak Selasa malam. Humas PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ), Rachmat, kala itu menyebut kondisi arus lalu lintas di area perkotaan yang masih ramai menjadi indikasi bahwa sebagian pemudik belum bergerak pulang. "Iya, puncak susulan. Karena kan yang masih di kota juga masih terpantau [ramai]," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |