Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja secara resmi menyetujui peminjaman asisten pelatih Erwan Hendarwanto ke Garudayaksa FC hingga kompetisi musim ini berakhir. Keputusan tersebut diambil setelah adanya permohonan langsung dari Erwan yang ingin mengambil tantangan baru demi pengembangan karier profesionalnya.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, mengungkapkan bahwa keputusan ini bukanlah hal yang mudah. Sosok Erwan dinilai memiliki kontribusi penting dalam perjalanan Laskar Mataram hingga mampu promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional. Meski demikian, manajemen akhirnya menghormati keputusan pribadi sang pelatih.
“Jujur, sebetulnya kami dari manajemen masih sangat membutuhkan jasa beliau di tim ini. Namun, Coach Erwan datang dan berbicara sungguh-sungguh kepada kami, meminta izin untuk mengambil tantangan ini demi kebaikan karier beliau,” ujar Razzi dalam keterangan tertulis, Senin (9/2/2026) malam.
Ia menegaskan bahwa peminjaman tersebut murni atas dasar permintaan personal Erwan, bukan keputusan sepihak klub.
“Karena ini adalah murni permintaan dan keputusan pribadi beliau, kami tidak bisa menahan dan akhirnya dengan berat hati menerima permohonan tersebut,” lanjut Razzi.
Permintaan Langsung dari Erwan
Erwan Hendarwanto menegaskan bahwa kepindahan sementara ini merupakan pilihan profesional yang telah ia pertimbangkan secara matang. Pelatih berusia 49 tahun itu mengaku melihat peluang penting untuk pengembangan kariernya di Garudayaksa FC.
“Ini adalah murni keputusan profesional saya karena saya melihat ini kesempatan untuk karier saya. Oleh karena itu, saya meminta izin langsung ke manajemen untuk sementara berpindah ke sana,” ungkap Erwan.
Ia memastikan komunikasi dengan manajemen PSIM Jogja berjalan terbuka dan dilandasi kesepahaman bersama.
Wajib Kembali Musim Depan
Meski melepas Erwan hingga akhir musim, manajemen PSIM Jogja menyertakan klausul khusus dalam kesepakatan tersebut. Razzi menegaskan bahwa Erwan wajib kembali ke Yogyakarta setelah kompetisi selesai.
“Kami sudah bersepakat bahwa ini sifatnya sementara hingga akhir musim. Musim depan, Coach Erwan harus kembali ke PSIM Jogja untuk mengisi posisi sebagai Direktur Teknik EPA (Elite Pro Academy),” tegas Razzi.
Erwan pun menyampaikan apresiasi atas dukungan manajemen PSIM Jogja dan berkomitmen mematuhi seluruh kesepakatan yang telah dibuat.
“Saya berterima kasih kepada manajemen PSIM yang telah mengizinkan saya. Sesuai pembicaraan kami, saya akan kembali ke PSIM Jogja musim depan untuk mengemban tugas sebagai Dirtek EPA,” pungkasnya.
Keputusan ini diharapkan tetap menjaga kesinambungan program pembinaan PSIM Jogja, sekaligus memberi ruang bagi Erwan Hendarwanto untuk menambah pengalaman di level kompetitif berbeda sebelum kembali memperkuat struktur teknis klub.


















































