Pelantikan pengurus Pergatsi Gunungkidul periode 2026-2030 di Taman Teknologi Pertanian di Kalurahan Nglanggeran, Patuk, Jumat (13/2/2026). - Harian Jogja/David Kurniawan
GUNUNGKIDUL—Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Gunungkidul periode 2026–2030 resmi dikukuhkan dan langsung menyiapkan Turnamen Gateball Piala Bupati sebagai upaya mengenalkan olahraga gateball ke masyarakat lebih luas. Pengukuhan pengurus baru yang diketuai Rismiyadi digelar di Taman Teknologi Pertanian, Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk, Jumat (13/2/2026).
Rismiyadi yang juga menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menegaskan, fokus utama kepengurusannya adalah memperluas sosialisasi olahraga gateball.
“Tugas utama saya adalah untuk mengenalkan olahraga gateball ke masyarakat secara lebih luas,” kata Rismiyadi di sela-sela pelantikan kepengurusan Pergatsi Gunungkidul, Jumat siang.
Ia mengakui, meski mulai dikenal, gateball belum sepopuler cabang olahraga seperti bulutangkis, sepak bola, dan bola voli. Karena itu, salah satu strategi yang disiapkan adalah menggelar kejuaraan dalam waktu dekat melalui Turnamen Gateball Piala Bupati dengan ciri khas Gunungkidul.
“Tahun lalu kejuaraan gateball berhasil diselenggarakan di area Candi Prambanan. Kesukseskan itu akan kami ikuti dengan menggelar kejuaraan sama, dengan ciri khas Gunungkidul dengan mengelar Piala Bupati,” kata Rismiyadi.
Selain turnamen, upaya pengenalan gateball juga dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. Saat ini tercatat sudah ada empat klub gateball yang berdiri dan enam sekolah yang memasukkan gateball dalam kurikulum olahraga.
“Kami akan terus sosialisasikan terkait dengan keberadaan gateball sehingga bisa lebih dikenal di masyarakat,” katanya.
Di sisi internal organisasi, Rismiyadi menyiapkan program konsolidasi kepengurusan guna memperkuat soliditas dan pembagian tugas. Ia menilai keselarasan peran antaranggota menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program kerja Pergatsi Gunungkidul.
“Internal pengurus harus perkuat sehingga masing-masing anggota mengetahui pasti pokok-pokok ketugasan yang dimiliki. Ini sangat penting untuk mendukung kesukeskan dalam pelaksanaan program kerja yang dimiliki,” katanya.
Dukungan juga datang dari Kepala Bidang Olahraga Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Arif Yahya. Ia berharap kepengurusan baru mampu mendorong peningkatan prestasi gateball di berbagai ajang.
“Harapannya capaian medali emas dari cabor gateball dalam even Popda maupun Porda bisa terus meningkat,” katanya.
Arif menambahkan, pengembangan gateball tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga dapat dikolaborasikan dengan potensi sports tourism di Gunungkidul. Menurutnya, even olahraga seperti Turnamen Gateball Piala Bupati berpeluang menjadi media promosi pariwisata di Bumi Handayani.
“Even sports tourism bisa menjadi ajang promosi yang dapat memberikan dampak positif terhadap citra pariwisata di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































