Apple Tebar Bonus Rp6,7 M demi Tahan Karyawan ke OpenAI

8 hours ago 2

Harianjogja.com, JOGJA—Apple menawarkan bonus hingga Rp6,7 miliar kepada tim iPhone untuk mencegah mereka pindah ke OpenAI. Langkah ini menunjukkan panasnya persaingan perebutan talenta di industri teknologi global.

Informasi ini terungkap dalam laporan Bloomberg yang dikutip MacRumors pada Jumat (27/3/2026). Bonus tersebut diberikan sebagai “golden handcuffs” atau strategi penguncian karyawan agar tidak mudah direkrut kompetitor.

Insentif diberikan dalam bentuk unit saham terbatas (restricted stock units/RSU) yang akan cair secara bertahap selama empat tahun. Dengan skema ini, karyawan harus tetap bekerja di Apple untuk mendapatkan seluruh nilai bonus.

Nilai bonus yang ditawarkan mencapai US$200.000 hingga US$400.000, setara sekitar Rp3,3 miliar hingga Rp6,7 miliar, bahkan berpotensi lebih tinggi tergantung kinerja saham Apple ke depan. Angka ini menjadi pertimbangan besar bagi karyawan yang sedang dilirik perusahaan lain.

Jika memutuskan keluar lebih awal, karyawan otomatis kehilangan hak atas bonus tersebut. Hal ini membuat keputusan pindah kerja menjadi jauh lebih sulit secara finansial.

Langkah ini diambil setelah sejumlah talenta kunci Apple diketahui bergabung dengan OpenAI. Perusahaan pengembang ChatGPT tersebut disebut telah merekrut sekitar 40 mantan karyawan Apple dari berbagai divisi, mulai dari iPhone, iPad, Apple Watch, hingga Vision Pro.

Bagi Apple yang dipimpin Tim Cook, eksodus talenta bukan sekadar kehilangan tenaga kerja. Risiko yang lebih besar adalah potensi bocornya strategi pengembangan produk ke pesaing yang tengah berkembang pesat di bidang kecerdasan buatan.

Strategi pemberian bonus besar ini bukan pertama kali dilakukan Apple. Pada 2021 dan 2022, perusahaan juga menerapkan kebijakan serupa untuk mempertahankan talenta di sektor desain silikon dan perangkat keras.

Dengan kebijakan terbaru ini, Apple berharap mampu meningkatkan retensi karyawan di divisi penting. Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa dalam industri teknologi modern, talenta manusia menjadi aset krusial yang nilainya setara dengan kekayaan intelektual perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |